PBNU: Reuni 212 Jangan Jadi Ajang Adu Domba dan Politisasi Agama

Dony Aprian
PBNU mengingatkan agar Reuni 212 tidak menjadi ajang politisasi agama dan adu domba antarumat. (Foto: ilustrasi/dok).

”Yang juga penting, dalam Reuni 212 juga jangan terjadi politisasi agama. Dalam bingkai NKRI, mari jadikan agama sebagai inspirasi, bukan aspirasi,” kata Robikin.

Dia sekaligus mengajak untuk menjadikan agama untuk pemuliaan harkat dan martabat kemanusiaan, meningkatkan etos kerja dan daya saing sebagai bangsa serta mempertinggi peradaban dunia.

”Bukan malah menempatkan agama sebagai alat meraih suara dalam politik elektoral,” ujarnya.

Persaudaraan Alumni 212 berencana menggelar aksi Reuni Akbar 212 di Lapangan Monas pada Minggu (2/12/2018). Acara digelar sejak pukul 03.00 WIB sampai dengan 13.00 WIB dan diisi dengan salat tahajud bersama, subuh berjamaah, zikir, istigasah, pengibaran bendera tauhid dan Merah Putih.

penanggung jawab acara Reuni 212 Slamet Ma’arif sebelumnya memastikan acara itu murni sebagai ajang silaturahmi umat Islam. Kendati mengundang tokoh politik, acara ini tidak terkait dengan politik praktis maupun dukungan kepada pasangan capres dan cawapres.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi di Monas, Jemaah Mulai Berdatangan

57 tahun lalu

Ada Haul Akbar Ulama Betawi di Monas Hari Ini, Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya

57 tahun lalu

Hilal Tak Terlihat, PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Rabu 17 Juni 2026

57 tahun lalu

GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Masuk Struktur Termasuk Waka BP BUMN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal