PBNU: Perlakukan Jenazah Covid-19 dengan Baik, Tak Boleh Diremehkan

Muhammad Fida Ul Haq
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj (Foto: iNews/Haryanto)

JAKARTA, iNews.id - Jumlah korban meninggal dunia akibat virus Corona terus bertambah. Masyarakat juga semakin takut untuk menguburkan jenazah karena potensi penularan.

Beberapa oknum warga menolak pemakaman jenazah korban Covid-19 di dekat permukimannya sehingga menimbulkan salah paham. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta masyarakat memperlakukan jenazah dengan penuh penghormatan.

"Syariat Islam telah mewajibkan kepada kita, umat Islam harus menghormati jenazah, apalagi sesama umat Islam. Oleh karena itu siapa pun jenazah yang beragama Islam harus kita perlakukan dengan baik, dimandikan yang bersih dan suci, dikafani dengan syarat-syarat tertentu kemudian dikubur dengan penuh penghormatan, dengan penuh menghargai. Tidak boleh diremehkan atau mendapatkan penghinaan," kata Ketua PBNU Said Aqil Siroj melalui keterangan tertulisnya, Rabu (1/4/2020).

Said tetap mengingatkan dalam mengurus jenazah yang positif virus Corona harus mematuhi protokol yang berlaku. Masyarakat diminta maklum jika beberapa hal tidak sesuai dengan adat kebiasaan seperti memandikan jenazah secara langsung.

"Keluarga tidak usah membukannya, sesuai aturan medis. Kemudian kita shalati dan kita antar ke kuburan (dan dimakamkan) dengan penuh penghargaan sesuai janazah muslim umumnya," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Di Hadapan Para Ulama NU, Prabowo Janji Turunkan Biaya Haji

Nasional
2 hari lalu

Prabowo di Acara 1 Abad NU: Setiap Kali Negara dalam Bahaya, NU Tampil Menyelamatkan

Nasional
6 hari lalu

PBNU Sebut Iuran Rp16,9 Triliun di Dewan Perdamaian Bentukan Trump untuk Bangun Gaza

Nasional
7 hari lalu

Ketum PBNU Beri Pesan ke Prabowo agar Tak Terbawa Arus Rugikan Palestina 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal