PBNU Minta Masyarakat Hindari Ritual Berbahaya, Utamakan Pengobatan Medis

Widya Michella
Tiga orang tewas saat mengikuti ritual pengobatan di Bogor, Jumat (14/7/2023) dini hari (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta masyarakat lebih mengutamakan pengobatan secara medis atau herbal. Sebelumnya 3 orang tewas usai ritual pengobatan di Cigudeg, Kabupaten Bogor.

"Masyarakat hendaknya lebih mengutamakan pengobatan secara medis atau herbal yang sudah jelas manfaatnya. Jangan tertarik ikut pengobatan ritual yang berbahaya, keselamatan diri wajib dijaga dan tidak  boleh di abaikan," kata Ketua PBNU Bidang Keagamaan KH Ahmad Fahrurrozi atau disapa Gus Fahrur dalam keterangannya, Minggu (16/7/2023).

Dia menyampaikan ritual merenggut nyawa seseorang dilarang dalam agama islam. Bahkan beberapa ayat qur’an dan hadits, kata Gus Fahrur juga sangat menganjurkan menjaga diri dari berbagai bantuk ancaman yang membahayakan jiwa manusia. 

Misalnya dalam QS Al Baqarah ayat 195: “ janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik”. Serta dinyatakan dalam al-Qur’an: “Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.” (QS. Al-Baqarah: 185).

"Beragama dan beribadah dalam Islam tidak harus dilakukan dengan menantang resiko atau melawan keadaan yang bisa membahayakan nyawa sehingga menimbulkan kesuitan bagi manusia," kata dia. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
7 hari lalu

KH Zulfa Mustofa Buka Suara Namanya Masuk Bursa Ketum PBNU

8 hari lalu

Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah Hadiri Pemakaman Ali Khamenei di Iran

13 hari lalu

Said Aqil: Kebangkitan Umat Dimulai dari Penguatan Iman yang Hakiki

16 hari lalu

Golkar Ajak NU Perkuat Peran Jadi Penyeimbang: Nasihatnya Dibutuhkan Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal