PBNU Ingatkan Pilkada 2024 Tak Boleh Ada Polarisasi

Danandaya Arya Putra
Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla menyebut pesta demokrasi harus berjalan dengan damai.  (Foto MPI).

JAKARTA, iNews.id - Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) mengingatkan Pilkada 2024 tidak boleh ada polarisasi seperti sebelumnya. Pesta demokrasi harus berjalan dengan damai. 

"Kami berharap pilkada ini nanti akan berjalan dengan damai dan tidak menimbulkan polarisasi seperti yang pernah kita alami di masa lalu," ujar Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Menurut KH Ulil Abshar, PBNU mendukung terciptanya pilkada yang jujur adil (Jurdil). Sebab pemilu jurdil akan melahirkan calon pemimpin yang bertanggung jawab terhadap rakyatnya.

"Ya kami PBNU tentu pertama ya kami mendorong terselenggaranya pemilu yang bersih, pemilu yang beradab, pemilu yang betul-betul terbuka dan menghasilkan pemimpin yang membawa maslahat bagi rakyat," katanya.

Dia menegaskan PBNU bukanlah partai politik sehingga tidak akan ikut campur dalam pilkada. Namun bagi calon kepala daerah,  Gus Ulil akan menitipkan aspirasi dari warga Nahdlatul Ulama.

"PBNU tidak ikut campur secara kelembagaan di dalam pilkada ini, tetapi kita akan menitipkan aspirasi kita kepada calon-calon yang berkompetisi di dalam pilkada ini," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
16 jam lalu

PBNU Sebut Iuran Rp16,9 Triliun di Dewan Perdamaian Bentukan Trump untuk Bangun Gaza

Nasional
1 hari lalu

Ketum PBNU Beri Pesan ke Prabowo agar Tak Terbawa Arus Rugikan Palestina 

Nasional
2 hari lalu

Prabowo Bertemu NU hingga Muhammadiyah di Istana Siang Ini, Bahas Apa?

Nasional
4 hari lalu

Menag: NU Seperti Keluarga Besar, Penuh Dinamika tetapi Tetap Sakinah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal