Pastikan Pemilu 2024 Bukan Tanggal 28 Februari, Mendagri Akan Bahas Ulang dengan KPU

Felldy Aslya Utama
Mendagri Tito Karnavian memastikan tanggal 28 Februari bukan pelaksanaan Pemilu 2024. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan tanggal 28 Februari tidak akan menjadi waktu pelaksanaan Pemilu tahun 2024. Hal itu menyusul protes warga Bali lantaran tanggal tersebut bertepatan dengan upacara keagamaan yakni Galungan.

"Otomatis harus exercise dan itu tidak berlaku," kata Tito di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (9/6/2021).

Tito menyampaikan langkah selanjutnya, pemerintah dalam hal ini Kemendagri bersama DPR dan penyelenggara pemilu akan menggelar rapat bersama lagi untuk mencari jadwal atau waktu pelaksanaan Pemilu 2024 tersebut. Dalam rapat tersebut, kata dia semua pihak akan melakukan kajiannya masing-masing.

"Nanti kita akan bertemu kembali untuk melihat tanggalnya yang mana yang pas untuk Pilpres dan Pilkada. Sehingga risiko overlappingnya menjadi rendah," ujar dia.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Siapkan Bali Jadi Pusat Wellness Dunia, Peluang bagi Pelaku Usaha Kecil

57 tahun lalu

DPR Rancang Aturan Pilpres Tak Diikuti Terlalu Banyak Capres: Jangan Sampai Kayak Kongres

57 tahun lalu

Perindo Dorong Pemilu yang Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Harus Dikocok Ulang

57 tahun lalu

Kabar Duka, Musisi Bali Wahyu Indira Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal