Pengawasan tersebut difokuskan pada pengendalian Round Trip Hour (RTH) mobil tangki agar perputaran armada semakin cepat dan efektif, sehingga kapasitas penyaluran BBM dapat terus ditingkatkan.
Selain itu, perusahaan juga mempercepat penanganan armada yang mengalami gangguan melalui penguatan dukungan teknis, penambahan mekanik dari ATPM, penguatan ketersediaan suku cadang, serta penyediaan stok ban siap pakai untuk mempercepat proses perbaikan armada.
Untuk mempercepat pemulihan distribusi, operasional SPBU dan Terminal BBM Medan juga dioptimalkan selama 24 jam. Perusahaan turut memberikan dukungan operasional bagi AMT dan personel Fuel Terminal melalui penyediaan kebutuhan pendukung guna menjaga kesiapan dan keberlangsungan operasi di lapangan.
Terkait berbagai informasi yang beredar, Elnusa Petrofin menegaskan bahwa operasional perusahaan tetap berjalan normal dan kondusif.
Perusahaan juga terus menerapkan penegakan disiplin terhadap setiap pelanggaran yang terbukti dilakukan oleh personel operasional sesuai ketentuan yang berlaku, sembari memperkuat kapasitas SDM melalui proses rekrutmen dan penambahan personel baru.