Pasca-Teror Bom Sri Lanka, Polri Perketat Pantauan Kelompok Radikal

Irfan Ma'ruf
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo. (Foto: Sindo)

JAKARTA, iNews.id - Polri terus melakukan antisipasi menyusul pengeboman di Sri Lanka. Upaya monitoring terus dilakukan untuk melihat pergerakan kelompok radikal.

"Polri sudah laksanakan mapping dan profiling sleeping-sleeping cell di seluruh wilayah Indonesia dengan terus memonitoring pergerakan kelompok tersebut," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo saat dihubungi, Rabu (24/4/2019).

Dedi menjelaskan, penangkapan kelompok teroris jaringan Lampung, Sibolga, Kalbar, Jateng, Jabar, Jatim, Daerah Istimewa Yogyakarta, Riau merupakan langkah-langkah preventif strike yang dilakukan Polri sesuai peraturan yang belaku.

"Berdasarkan UU 5 tahun 2018 dalam rangka mitigasi rencana aksi-aksi kelompok JAD yang berafiliasi ke ISIS," ujarnya.

Hingga saat ini, Dedi mengaku, tidak terlihat adanya peningkatan pergerakan dari kelompok radikal di sel tidur. Penangkapan sejumlah kelompok jaringan teroris di berbagai wilayah di Indonesia adalah bukti salah satu bentuk pengamanan yang terus dilakukan Polri.

"Tidak ada (pergerakan) tapi tetap diantisipasi," ucap Dedi.

Jumlah korban tewas akibat teror di Sri Lanka bertambah menjadi 310 orang hingga Selasa, 23 April 2019. Sedikitnya 500 orang luka-luka karena rangkaian teror di delapan lokasi yang menyasar hotel dan gereja.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Kapolri Bertemu KSBSI, Komitmen Terus Perjuangkan Hak Buruh

Nasional
2 hari lalu

Habiburokhman: Narasi Reformasi Polri lewat Pergantian Kapolri Salah Kaprah

Nasional
2 hari lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Nasional
3 hari lalu

PWI Umumkan Pemenang Anugerah Jurnalistik 2026, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal