Partai Gelora Ogah Terima PKS Gabung Koalisi Prabowo-Gibran

Felldy Aslya Utama
PKS disebut akan bergabung dengan koalisi Prabowo-Gibran (Foto: Jonathan Simanjuntak)

Dia mengingatkan publik dengan narasi yang menurutnya muncul dari kalangan PKS. Narasi itu bahkan menyinggung isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Mahfuz juga mengungkapkan PKS selama ini kerap memunculkan narasi yang mengadu domba dan membelah masyarakat.

Salah satu contohnya, memberikan cap pengkhianat kepada Prabowo karena bergabung dalam Kabinet pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres KH Ma'ruf Amin pada 2019, yang menurutnya muncul dari PKS.

"Ketika pada 2019 Prabowo Subianto memutuskan rekonsiliasi dengan Jokowi, banyak cap sebagai pengkhianat kepada Prabowo Subianto. Umumnya datang dari basis pendukung PKS," tuturnya.

Dirinya menegaskan bahwa selama ini Jokowi dan Prabowo telah mengingatkan untuk tidak menarasikan membelah politik dan ideologi.

"Narasi-narasi yang beresiko membelah lagi masyarakat secara politis dan ideologis. Padahal itu yang sering diingatkan oleh Presiden Jokowi dan Capres Prabowo," tuturnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
29 menit lalu

HUT ke-18 Gerindra, Prabowo Ajak Kader Berjuang dan Setia kepada Rakyat

Nasional
2 jam lalu

SBY Tegaskan Dukung Penuh Presiden Prabowo, Serukan Kolaborasi Wujudkan Ekonomi Baru

Nasional
8 jam lalu

Survei Indikator: 79,9 Persen Publik Puas terhadap Kinerja Presiden Prabowo

Nasional
10 jam lalu

Prabowo: Terlalu Banyak Kekayaan Negara Dicuri, Saya Tak akan Ragu Lawan Korupsi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal