Karena itu, Kemenpar mendorong penerapan praktik pariwisata berkelanjutan yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, asosiasi, hingga pelaku industri pariwisata.
"Situasi ini membuat kita harus bekerja keras dan kami memiliki lima program unggulan di lingkungan pariwisata tahun 2026," ucap dia.
Langkah ekspansi pasar wisatawan ke kawasan Asia dan Oceania diharapkan mampu menjaga stabilitas devisa pariwisata nasional sekaligus memperkuat daya tahan industri pariwisata Indonesia di tengah ketidakpastian global.