Paripurna DPD Sempat Ricuh, Pansus Tegaskan Tata Tertib Tetap Harus Diubah

Felldy Aslya Utama
Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPD Hasan Basri (foto: MPI)

Namun, interupsi langsung menghujani rapat paripurna. Salah satu interupsi dilayangkan anggota DPD dari Papua Barat Filep Wamafma. Ia mempertanyakan keputusan La Nyalla untuk membentuk Tatib.

"Pertama, kami mohon apakah keputusan pimpinan DPD RI dalam rangka pembentuk Tatib apakah sesuai dengan Tata Tertib DPD RI?" ujar Felip.

Namun, interupsi-interupsi tersebut tidak digubris oleh La Nyalla. Dia tetap membacakan perubahan Tatib DPD. Tak terima, sejumlah anggota DPD, termasuk Filep pun menyampaikan interupsinya langsung ke meja pimpinan DPD, yang dihadiri oleh La Nyalla, Wakil Ketua DPD Nono Sampono, dan Wakil Ketua DPD Sultan Najamudin.

“Pimpinan jangan otoriter!” teriak Filep.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
12 hari lalu

Paripurna DPR Sepakat Polri di Bawah Presiden, Bukan Kementerian!

Nasional
1 bulan lalu

Anggota DPD Cek Kondisi Balangan Kalsel Pascabanjir, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Buletin
2 bulan lalu

Sidang Paripurna DPRD Ende Ricuh, Bupati Tinggalkan Ruangan

Nasional
3 bulan lalu

Ketua DPD Sultan Najamudin Usulkan 9 November Jadi Green Democracy Day

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal