Panglima TNI juga menayakan tentang permasalahan yang dihadapi tenaga kesehatan yang bertugas di Rusun Nagrak sehingga dapat segera diselesaikan oleh Menteri Kesehatan, Kapolri dan Ka BNPB.
"Untuk dokter yang bertugas disini, apa permasalahan yang terjadi disini, sampaikan jangan ditutup-tutupi, sehingga bisa disampaikan kepada bapak Menkes kekurangannya apa,” ujarnya.
Panglima TNI mengatakan bahwa untuk pelaksanaan penanganan untuk tingkat bawah adalah para dokter. “Apabila terjadi emergency bisa langsung koordinasikan kepada Pangdam Jaya, kemudian Pangdam Jaya bisa langsung kepada Menkes, Panglima TNI, Kapolri dan Ka BNPB. Selamat bertugas laksanakan koordinasi dengan baik,” katanya.
Sementara itu, salah satu Dokter yang bertugas di tempat isolasi terpusat bagi para pasien OTG Rusun Nagrak menyampaikan, kekurangan yang dihadapi adalah alat-alat kesehatan diantaranya tensimeter, termogun dan juga APD dan Handscoon yang sudah hampir habis.