Menanggapi protes tersebut, M Taufiq menegaskan di hadapan majelis hakim bahwa pertanyaan yang diajukan bertujuan untuk menguji keterangan saksi.
“Tapi tidak pernah tahu kabar kalau temannya jadi wali kota. Ini kan mengukur kejujuran,” kata M Taufiq.
Merespons perdebatan itu, majelis hakim meminta saksi menjawab pertanyaan sesuai dengan apa yang diketahui. Sementara itu, YB Irpan meminta agar pertanyaan difokuskan pada kegiatan KKN dan menyatakan keberatan atas pertanyaan yang dinilai di luar konteks.
Perdebatan kembali memanas ketika M Taufiq meminta majelis hakim mengingatkan kuasa hukum Jokowi agar berbicara melalui hakim terlebih dahulu.
“Mohon interupsi yang mulia, keberatan. Tidak boleh menyudutkan saksi, etikanya di mana?” ucap YB Irpan dengan nada tinggi.