Panas! PDSKJI Marah Besar soal Banner Film Aku Harus Mati yang Viral

Muhammad Sukardi
Pemprov Jakarta menertibkan materi iklan film horor yang dinilai terlalu menyeramkan (dok. Pemprov Jakarta)

JAKARTA, iNews.id - Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) menyampaikan keprihatinan terhadap pemasangan banner film Aku Harus Mati di ruang publik. Apa tanggapan PDSKJI?

Menurut PDSKJI, visual dan narasi yang ditampilkan dalam banner film tersebut bernuansa keputusasaan, dan itu berpotensi memicu ketidaknyamanan emosional, terutama pada individu dengan kerentanan psikologis.

PDSKJI menyoroti bahwa ruang publik merupakan area yang diakses oleh berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga individu yang sedang mengalami tekanan mental. Dalam kondisi tersebut, paparan pesan tentang kematian secara berulang tanpa konteks yang tepat dinilai dapat berdampak serius.

"Paparan banner film ini berpotensi meningkatkan distres, kecemasan, bahkan dapat menjadi pemicu bagi individu dengan riwayat depresi atau ide bunuh diri," ungkap PDSKJI dalam keterangan resminya yang diterima iNews.id, Senin (6/4/2026).

Meski demikian, PDSKJI menegaskan tidak bermaksud membatasi kebebasan berekspresi dalam karya seni, termasuk film. Namun, pihaknya menekankan bahwa penyampaian pesan di ruang publik tetap harus memperhatikan tanggung jawab sosial.

"Tema sensitif seperti kematian perlu disampaikan dengan kehati-hatian dan mempertimbangkan dampaknya bagi masyarakat," lanjut PDSKJI.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Megapolitan
13 jam lalu

Iklan Film Kontroversial Aku Harus Mati Dicopot, Ini Penjelasan Produser

Health
13 jam lalu

Banner Film Aku Harus Mati Berisiko Picu Pikiran Negatif Anak dan Remaja, IDAI Kasih Paham!

Nasional
14 jam lalu

Ketua IDAI Murka! Banner Film Aku Harus Mati Dinilai Berbahaya bagi Anak

Megapolitan
14 jam lalu

Iklan Film Aku Harus Mati Dicopot karena Terlalu Seram, Pramono Larang Muncul Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal