Pakar ITB Beberkan Penyebab Gunung Semeru Meletus, Nomor 3 Bikin Merinding

Neneng Zubaedah
Ilustrasi Gunung Semeru Meletus (Dok. BNPB)

Sebab, pada Desember 2020 tercatat gunung Semeru pernah meletus. “Letusan kali ini, volume magmanya sebetulnya tidak banyak, tetapi abu vulkaniknya banyak sebab akumulasi dari letusan sebelumnya,” kata Mirzam.

Sementara itu, lanjut Mirzam, bahaya dari gunung api secara umum ada dua, yaitu primer dan sekunder. Bahaya primer berkaitan dengan saat gunung meletus dan bahaya sekunder setelah gunung api tersebut meletus. 

Bahaya primer dari letusan ialah aliran lava, wedus gembel, dan abu vulkanik. Sementara bahaya sekunder gunung Semeru meletus salah satunya terjadinya banjir bandang atau pun lahar. “Dua-duanya sama-sama berbahaya,” pungkasnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.200 Meter

57 tahun lalu

Singgung Blackout Sumatra, Pakar ITB Sebut Perubahan Iklim jadi Tantangan Baru Stabilitas Listrik

57 tahun lalu

Pakar ITB Ungkap Dugaan Penyebab Blackout Massal di Sumatra, Apa Itu?

57 tahun lalu

Inspiratif! Peneliti Ini Raih Gelar Doktor ITB di Usia 62 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal