Pakar Hukum Tata Negara: Debat Capres Perdana Jadi Beban untuk Prabowo

muhammad farhan
Pakar Hukum Tata Negara Universitas Brawijaya, Prof Ali Safaat. (Foto: Ist.)

JAKARTA, iNews.id – Pakar Hukum Tata Negara Universitas Brawijaya, Prof Ali Safaat, mengungkapkan pandangannya tentang debat calon presiden (capres) perdana KPU pada Selasa (12/12/2023) malam kemarin. Menurut dia, menilai agenda debat itu menjadi beban sendiri bagi capres nomor urut 2, Prabowo Subianto

Dia menjelaskan, debat kandidat perdana yang bertemakan penegakan hukum, penyelesaian kasus pelanggaran hak asasi manusia dan penguatan demokrasi tersebut, menjadi tantangan bagi Prabowo dalam menyampaikan visi misinya. 

Ali mengatakan, hal itu bukan saja lantaran Prabowo Subianto menjadi bagian dari pemerintahan Presiden Joko Widodo sebagai menteri pertahanan. Akan tetapi, dapat dipastikan juga beban kritik atas kasus hukum dan HAM mudah disasar kepada Prabowo.

“Ini sudah jelas sekali, menurut saya, secara sengaja pasangan calon Prabowo-Gibran ini menempatkan diri sebagai bagian dari pemerintahan Pak Jokowi sehingga kasus-kasus yang masih ada menjadi tanggung jawab pak Jokowi juga,” kata Ali dalam diskusi media Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pemilu via aplikasi Zoom, Rabu (13/12/2023).

Ali mengungkapkan, Prabowo dapat dipastikan memiliki beban dibandingkan capres-cawapres lainnya. Berbeda dengan Anies Baswedan atau Ganjar Pranowo, yang dapat tampil lepas dalam artikulasi pemaparan visi misinya dalam agenda debat kemarin.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
11 jam lalu

Prabowo Ingin Siswa Lulusan Sekolah Rakyat Lanjut Kuliah, Lepas dari Kemiskinan

18 jam lalu

Ini Alasan Hotman Paris Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

18 jam lalu

Prabowo Minta Penerapan E20 Dipercepat: India-Brasil Bisa, Masa Indonesia Tidak Bisa?

19 jam lalu

Prabowo Ungkap Peran Besar Petani: Kau Pahlawan Sebenarnya, Terima Kasih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal