JAKARTA, iNews.id –Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menyebut keluhan masyarakat tidak direspons oleh Pertamina terkait kilang minyak di Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Hal itu terkait hasil investigasi yang dilakukan Ombudsman.
Anggota ORI, Hery Susanto, menyampaikan tidak ada informasi yang terbuka mengenai kondisi kilang Balongan sebelum peristiwa kebakaran terjadi.
Berdasarkan hasil penelusuran ORI, sebelum peristiwa terbakarnya tangki pada Minggu 28 Maret 2021, warga sekitar lokasi di Balongan sudah mencium bau yang menyengat dari kilang Pertamina.
"Namun keluhan warga tidak digubris oleh Pertamina sehingga warga menjadi emosi dan terjadi aksi lempar ke Kantor Pertamina. Namun tidak lama kemudian berhasil dibubarkan oleh Polsek Balongan," kata Hery dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (14/4/2021).
Selain itu, ORI menemukan belum adanya mekanisme mitigasi bencana karena gagal teknologi yang dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu.