Ombudsman Banten Soroti Dugaan Kecurangan SPMB di SMAN 1 Rangkasbitung

Fariz Abdullah
SMAN 1 Rangkasbitung yang mendapat sorotan terkait proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). (Foto: MPI/Fariz Abdullah)

SERANG, iNews.id – Sejumlah orang tua murid di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, melayangkan protes keras terhadap proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 1 Rangkasbitung. Mereka menilai seleksi jalur domisili tahun 2025 sarat kejanggalan dan terindikasi kecurangan.

Kekecewaan muncul karena sejumlah calon siswa dengan nilai rata-rata rapor tinggi, yakni 83–84, tidak lolos seleksi. Sementara itu, calon siswa dengan nilai rapor rata-rata 79 justru dinyatakan lulus. Selain itu, kuota penerimaan pun berubah secara mendadak dari 64 menjadi 79 orang tanpa penjelasan yang jelas.

Menanggapi hal tersebut, Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Banten memberikan catatan serius kepada Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten.

Kepala Perwakilan Ombudsman Banten Fadli Afriadi mengatakan, kericuhan ini terjadi karena minimnya transparansi dan lemahnya sosialisasi kepada masyarakat, terutama pada jalur domisili.

“Kami sudah beri masukan agar Dindik membuat kanal pengaduan yang lebih ramah. Jangan hanya melalui web chat. Masa orang tua harus datang jauh-jauh dari Rangkasbitung ke Serang?,” ujar Fadli, Sabtu (5/7/2025).

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mendikdasmen Perintahkan Inspektorat Investigasi Kasus Titip Siswa SPMB di Cilegon

57 tahun lalu

Wakil Ketua DPRD Banten Budi Prajogo Dicopot Buntut Memo Titip Siswa di SPMB

57 tahun lalu

SPMB Kota Bogor 2025: Update Pengumuman Hasil Seleksi dan Daftar Ulang

57 tahun lalu

Puluhan Orang Tua Datangi Disdik Madiun Protes SPMB Jalur Domisili

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal