Ngeri! Ini Hasil Autopsi Pandra Apriliadi Pegawai Koperasi yang Dibunuh Nasabah di Lampung

Ira Widyanti
Dokter forensik RS Bhayangkara Lampung dr I Putu Suwartama Wiguna saat paparkan hasil autopsi Pandra Apriliadi pegawai koperasi yang dibunuh nasabah. (Foto: MPI/Ira Widyanti)

"Trauma tumpul itu pada kepala, pelipis kanan, lengan kanan, punggung tangan kanan dan kiri, punggung kaki kanan dan kiri, dan beberapa ada luka sayat di rahang kiri bawah dan sekumpulan luka sayat di dada sisi kiri atas," katanya.

Luka-luka tersebut menunjukkan bahwa korban kemungkinan besar sempat mendapatkan kekerasan sebelum meninggal dunia.

Tim forensik juga masih mendalami apakah korban sudah dalam kondisi tak bernyawa sebelum dibuang ke dalam air atau justru meninggal dalam air.

Putu juga menjelaskan kondisi jenazah sudah memasuki fase pembusukan lanjut. Ini terlihat dari temuan belatung yang cukup besar pada tubuh korban saat diperiksa.

"Korban sudah mengalami pembusukan lanjutan dengan menilai dari belatung ukuran paling besar sebesar 0,8 cm atau 8 mm. Secara teori korban sudah meninggal sekitar 2-3 hari saat dilakukan pemeriksaan," katanya.

Hal ini mengindikasikan waktu kematian terjadi beberapa hari sebelum autopsi dilakukan.

Pantauan iNews usai proses autopsi, jenazah Pandra Apriliadi langsung dibawa pulang ke kampung halamannya. Keluarga korban akan segera melakukan proses pemakaman. Polisi masih terus mendalami kasus pembunuhan ini untuk mengetahui motif pelaku di balik kematian mengenaskan korban.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap Pegawai Koperasi Lampung Tewas Dibunuh Nasabah, Ditemukan Luka di Leher

57 tahun lalu

Terduga Pembunuh Pegawai Koperasi di Lampung Selatan Serahkan Diri ke Polisi

57 tahun lalu

Terungkap Jenazah Ditemukan di Lampung Selatan, Pegawai Koperasi yang Hilang Usai Tagih Utang

57 tahun lalu

Rumah Terduga Pembunuh Pegawai Koperasi di Lampung Selatan Dibakar Massa

57 tahun lalu

Lampung Selatan Geger, Mayat Pria Jaket Merah Ditemukan Mengapung di Sungai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal