Lebih lanjut, kata Hendro, pengamanan juga akan dilakukan terhadap masyarakat yang akan mengikuti ibadah Natal 2021 mendatang. Dalam pengamanan itu, akan ada 2.900 personel gabungan yang tersebar di 66 pos.
"Kami juga melakukan pengamanan dan pengawasan di sentra-sentra keramaian di antaranya di pusat perbelanjaan, tempat wisata dan sentra-sentra lainnya agar Natal dan Tahun Baru bisa berjalan lancar, aman, dan tertib," sambung Hendro.
Ia pun meminta agar masyarakat tak berkerumun dan merayakan kegiatan Tahun Baru 2022 mendatang.
"Lebih baik melakukan kegiatan seperti berdoa bersama dan kegiatan lainnya yang positif di rumah masing-masing," tutup Hendro.