JAKARTA, iNews.id - Muhammadiyah mendorong penguatan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah berbagai kritik dan masukan yang belakangan muncul terkait pelaksanaan program tersebut. Mereka menilai pembenahan menyeluruh diperlukan agar program strategis nasional itu tetap berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Badan Pelayan dan Pemenuhan Gizi Muhammadiyah (BPPGM) menegaskan komitmennya untuk mendukung sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam pelaksanaan MBG yang amanah, profesional, transparan, dan akuntabel.
Direktur BPPGM, M Nurul Yamin mengatakan program MBG tidak boleh dipandang sekadar sebagai program penyediaan makanan, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
"Program makan bergizi merupakan salah satu ikhtiar penting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing tinggi. Gizi yang baik bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi merupakan prasyarat mutlak terwujudnya generasi yang kuat, produktif, dan mampu membawa Indonesia menuju kemajuan," ujar Yamin dalam keterangan tertulis, Kamis (18/6/2026).
Menurut dia, pemenuhan gizi menjadi fondasi penting untuk menciptakan generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan. Karena itu, berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan MBG harus dijadikan momentum untuk memperkuat sistem pengelolaan program.