Seperti indeks kepercayaan konsumen yang dalam tren positif, kurva konsumsi BBM yang positif, kenaikan penjualan listrik untuk industri naik hingga sektor manufaktur, dengan indeks PMI ekspansif belakangan.
Sehingga, katanya, kebijakan fiskal yang tepat sasaran dan bernilai tambah akan terus dimaksimalkan oleh pemerintah. Intervensi ini demi menjaga sentimen pasar yang bisa memengaruhi laju perekonomian nasional, termasuk penilaian dari lembaga internasional.
"Kami akan buat dia (Moody's) offside betulan. Triwulan pertama ini kami akan inject semua stimulus yang ada di pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun yang lain-lain untuk belanja habis-habisan dan memperbaiki iklim investasi supaya dunia usaha juga bisa ekspansi," ujar Purbaya.
Kepada dunia industri dan investor, Purbaya bilang kebijakan pemerintah bakal menjaga iklim bisnis dan investasi.
"Jadi Indonesia bergerak ke arah perbaikan yang clear karena pondasinya kami address dengan baik. Dengan modal ini harusnya Anda nggak usah takut tentang prospek ekonomi Indonesia. Kami menjalankan kebijakan yang pas," tuturnya.