“Adik hanya sampai PAUD saja sekolahnya,” katanya.
Al merupakan bagian dari 77 calon siswa yang dihadirkan. Mereka dijangkau melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional dan penelusuran langsung di lapangan, termasuk anak-anak yang sebelumnya tidak pernah bersekolah dan bekerja di jalanan.
Seskab Teddy kemudian menyemangati Al Jabar dan seluruh calon siswa lainnya.
“Di sini adik-adik belajar yang baik, penginapan dan gizi yang baik. Bisa membanggakan keluarga, bisa tercapai semua cita-citanya,” ujarnya.
Teddy juga memastikan langsung keinginan Al untuk belajar.
“Mau belajar?” tanya Teddy. “Mau, cita-citaku jadi polisi," ucap Al Jabar.
Dalam kesempatan tersebut, Teddy turut berdialog langsung dengan calon siswa lain. Dia berbincang dengan Gonzales, yang sebelumnya putus sekolah di kelas 5 SD dan bercita-cita menjadi anggota TNI.
Ada juga Nana Kurnia yang ingin melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP). Dia bercerita bahwa sang ibu mencari nafkah berjualan keripik dan ayahnya menjadi buruh cat.