Momen Haru, Dedi Mulyadi Minta Maaf ke Keluarga Korban Longsor Gunung Kuda

Acep Muslimin
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menemui keluarga korban longsor tambang Gunung Kuda, Cirebon. (Foto: MPI/Muslimin)

“Saya naik ke lokasi dan meminta mereka untuk tidak melanjutkan penambangan karena sangat berbahaya dan berpotensi roboh. Tapi karena sudah ada izin sejak 2020, kemungkinan pihak pengelola tidak mau rugi, sehingga aktivitas terus berjalan,” ucapnya.

Ironisnya, para pekerja tambang tidak memiliki jaminan kesehatan maupun jaminan keselamatan kerja.

“Tak satu pun pekerja terdaftar sebagai peserta BPJS, baik untuk jaminan kesehatan maupun keselamatan kerja. Mereka bekerja tanpa perlindungan,” katanya.

Gubernur juga menyayangkan sikap koperasi pengelola tambang yang hingga kini belum memberikan santunan kepada keluarga korban.

“Tidak ada bantuan apa pun dari manajemen koperasi penyelenggara tambang. Hanya satu Ibu yang mengaku menerima Rp5 juta, yang lainnya tidak mendapatkan apa pun,” ujarnya prihatin.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon, Korban Tewas ke-20 Ditemukan

57 tahun lalu

Daftar Nama 6 Korban Hilang Longsor Tambang Gunung Kuda, Diduga Masih Tertimbun

57 tahun lalu

Buntut Tambang Gunung Kuda Longsor, Dedi Mulyadi: Pengusaha Jangan Semena-Mena!

57 tahun lalu

Update Longsor Gunung Kuda Cirebon: 6 Korban Masih Tertimbun, 4 Ekskavator Belum Bisa Dievakuasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal