Para peserta juga mendapat pelatihan langsung mengenai bagaimana memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung aksi kemanusiaan, peningkatan kreativitas digital, produksi konten positif, serta penguatan kampanye publik PMI.
"Apalagi kita melihat dari peristiwa bencana ternyata banyak video hoaks. Harapan kami mengajarkan ini kepada PMI sebagai garda terdepan untuk membantu dan menolong di mana bisa membedakan berita asli mana berita palsu," katanya.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah-I Kota Jakarta Pusat, Aderiswanto menuturkan, baik program tersebut. Ia meyakini bahwa program serupa dapat menumbuhkan minat anak-anak terhadap teknologi terutama bisa memaksimalkan kecerdasan buatan.
"Kami sangat mendukung acara ini maupun karena acara ini merupakan salah satu upaya kolaborasi kita dengan PMI didukung oleh MNC Group untuk menumbuhkan minat anak-anak terhadap teknologi," ujar Aderiswanto.
Dia berharap, kolaborasi dan kegiatan ini bisa terus berjalan dan memperluas jumlah partisipan agar manfaat positif dari program ini juga bisa dirasakan semua pihak.
"Kami berharap kegiatan ini sustain, dapat berlanjut tidak berhenti sampai di sini dan bisa melebarkan dan memperbesar peserta dan kegiatannya," tuturnya.