Miris, Survei IDEAS Ungkap 74 Persen Guru Honorer Dibayar di Bawah Rp2 Juta per Bulan

Reza Fajri
ilustrasi guru sedang mengajar (dok. ilustrasi)

Saat dalam kondisi terdesak oleh suatu kebutuhan, 56,5 persen guru pernah menjual atau menggadaikan barang berharga yang dimiliki. Barang yang digadaikan itu antara lain emas perhiasan (38,5 persen), BPKB kendaraan (14 persen), sertifikat rumah/tanah (13 persen), motor (11,4), mas kawin (4,3 persen) dan SK PNS (3,9 persen).

CEO GREAT Edunesia Dompet Dhuafa, Asep Hendriana mengatakan, temuan IDEAS tersebut terkonfirmasi oleh pengalaman lembaganya dalam mendampingi para guru.

“Berdasarkan pengalaman lembaga kami, tingkat kesejahteraan yang rendah pada profesi guru, tidak pernah menyurutkan semangat mereka untuk tetap mengajar hingga usia senja, karena bagi mereka ini adalah sebuah pengabdian,” ujar Asep.

Asep menilai, pemerintah baik pusat maupun daerah perlu memperhatikan permasalahan ini. Selain soal kesejahteraan, Asep juga memandang perlu ada lembaga-lembaga yang memang mendampingi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajarannya lewat pelatihan, pendampingan dan program capacity building lainnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Survei LSI-Indikator-SMRC: Mayoritas Responden Tak Setuju RI Gabung Board of Peace

Megapolitan
1 hari lalu

Pria Viral Tawarkan Jasa Seksual di Tangsel Ternyata Guru, Kini Dipecat

Internasional
15 hari lalu

Tragis! Guru Ini Tewas Tertabrak Mobil yang Dikendarai Siswanya gegara Prank

Nasional
18 hari lalu

Pemerintah Izinkan Dana BOSP Dipakai untuk Gaji Guru Honorer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal