Peran it uterus dilanjutkan dengan pemimpin NU selanjutnya yang mengampanyekan Islam Nusantara. Dia bahkan menyebut kelompok Islam moderat bisa memukul kelompok ISIS.
Dia menyebut NU dan Muhammadiyah sebagai ormas keagamaan bisa menjaga tradisi toleransi dalam negara demokrasi yang berkembang pesat.
Kebebasan Beragama
Dalam pidatonya, Pompeo menegaskan, kebebasan beragama dijamin dalam konstitusi negaranya. Hal itu pula yang menyebabkan AS bisa berdiri lebih tegak dibandingkan negara-negara lain di Barat.
Masyarakat AS, kata dia, bebas memeluk agamanya dan menjunjung toleransi. Kebebasan memeluk agama dan menegakkan toleransi itu harus diteruskan. Dalam pandangannya, Indonesia bisa menjadi negra maju dan agama terus dilaksanakan.
"Saya percaya Indonesia bisa maju. Tidak ada alasan Islam tidak bisa berdampingan dengan agama lain," tuturnya.
Pompeo mengatakan, hidup harmoni secara bersama dan saling menghormati merupakan hal sangat penting. Dia bahkan menyebut bahwa motto "Bhineka Tunggal Ika" sama dengan motto yang dimiliki AS yakni E Pluribus Unum atau Satu dari Semua.
Dalam pandangannya, UUD 1945 telah menyatakan bahwa semua orang bebas melaksanakan dan memilih agama yang dianutnya.