Mentan soal Temuan 9 Ton Beras SPHP Oplosan di Riau: Pelaku Harus Dihukum Berat!

Tangguh Yudha
Menteri Pertanian Amran Sulaiman. (Foto: Tangguh Yudha)

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Reskrimsus Polda Riau mengungkap adanya praktik curang yang dilakukan distributor beras di Kota Pekanbaru, Riau. Dari hasil penggerebekan, ditemukan 9 ton beras SPHP yang sudah dioplos beras kualitas buruk.

Menanggapi temuan tersebut, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menuturkan, pengungkapan kasus ini merupakan aksi nyata pemerintah dalam melindungi masyarakat dari kecurangan pangan.

Amran menuturkan, praktik pengoplosan beras telah merusak program SPHP yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk memastikan akses masyarakat terhadap beras berkualitas dengan harga terjangkau.

“Praktik pengoplosan adalah pengkhianatan terhadap kepercayaan rakyat. Program SPHP didukung subsidi dari uang rakyat untuk membantu daya beli masyarakat dan menjaga inflasi. Saya bangga Polda Riau bergerak cepat pascadiskusi kita,” ucap Amran dalam keterangannya, Minggu (27/7/2025).

Amran menambahkan, pemerintah terus memperketat pengawasan distribusi beras SPHP yang berlangsung di seluruh Indonesia dengan melibatkan Satgas Pangan dan jajaran kepolisian di daerah.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waduh! Sidak Satgas Pangan Muarojambi di Pasar Temukan 6 Merek Beras Diduga Oplosan

57 tahun lalu

Bareskrim Naikkan Kasus Beras Oplosan

57 tahun lalu

Stok Beras Melimpah, Mentan Amran Pastikan Tidak Ada Impor untuk Konsumsi

57 tahun lalu

Mentan Amran Lapor ke Prabowo, Stok Pangan Aman hingga 10 Bulan ke Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal