JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa stok pangan nasional dalam kondisi aman dan diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 10 bulan ke depan. Laporan ini disampaikan Amran saat memenuhi panggilan Kepala Negara ke Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
"Baru saja kami dipanggil Bapak Presiden Republik Indonesia, beliau menanyakan progres tentang pertanian secara umum, mulai dari pangan, hortikultura, peternakan, dan perkebunan," ujar Amran kepada wartawan.
Amran menambahkan, stok beras nasional yang tersedia saat ini mencapai sekitar 5,2 juta ton. Selain itu, terdapat potensi produksi dari tanaman yang masih berada di lahan (standing crop) sebesar 10-11 juta ton, serta cadangan beras yang tersimpan di rumah tangga, hotel, dan restoran sekitar 12,5 juta ton.
"Artinya dengan cadangan ini, tiga-tiganya, itu bisa 10-11 bulan ke depan," tuturnya.
Dia menjelaskan, dengan asumsi ketahanan pangan berada pada batas terendah, yakni 10 bulan, maka ketersediaan pangan nasional masih aman hingga April 2027. Sementara pada Maret 2027 Indonesia diperkirakan kembali memasuki masa panen raya.