Selain mendirikan URI, pemerintah juga akan memperkuat fungsi LAN. Menurut Donny, lembaga tersebut tidak hanya membina aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga akan menyiapkan sumber daya manusia untuk badan usaha milik negara (BUMN).
"Kalau selama ini melaksanakan khususnya pembinaan untuk ASN, nantinya akan kita tambahkan juga untuk BUMN. Jadi penyiapan karyawan untuk BUMN juga akan dilaksanakan di Lembaga Administrasi Negara," kata dia.
Donny menjelaskan, seluruh institusi tersebut nantinya berada di bawah Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan yang dipimpin Gubernur URI. Lembaga itu akan membawahi Badan Pengelola Sekolah Unggulan, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, dan Lembaga Administrasi Negara.
Dia mengatakan, konsep URI terinspirasi dari lembaga pendidikan kepemimpinan di sejumlah negara, seperti École Nationale d'Administration (ENA) atau Institut National du Service Public (INSP) di Prancis.
"Nah, ini diharapkan juga seperti itu juga, kita akan mendidik, melatih baik karakternya ataupun pemikirannya, managerial skill akan kita berikan penanaman kepada mereka sehingga akan bisa menjadi pemimpin di masa depan," tuturnya.