Mensesneg Izinkan Warga Manfaatkan Kayu Gelondongan usai Banjir Sumatra

Riyan Rizki Roshali
Pemerintah izinkan warga manfaatkan kayu gelondongan usai banjir Sumatra. (Foto: iNews).

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengizinkan masyarakat memanfaatkan kayu gelondongan pascabanjir di wilayah Sumatra. Pemanfaatan kayu itu terutama untuk rehabilitasi daerah.

Prasetyo menuturkan, hal ini ditetapkan oleh Kementerian Kehutanan lewat surat edaran kepada seluruh pemerintah daerah, beberapa hari setelah kejadian bencana di tiga provinsi Sumatra.

“Kementerian Kehutanan telah membuat surat edaran yang ditujukan kepada seluruh pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota berkaitan pemanfaatan kayu-kayu jika akan dipergunakan untuk kepentingan rehabilitasi,” kata Prasetyo di Halim Perdanakusuma, Jumat (19/12/2025).

Dia menyebutkan, kayu tersebut juga dapat digunakan untuk membuat hunian sementara (huntara) maupun hunian tetap (huntap).

“Termasuk untuk kepentingan kalau pembuatan hunian sementara maupun hunian tetap. Jadi sudah diatur regulasinya dan sudah disampaikan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota,” ungkapnya.

Meski begitu, masyarakat yang mau menggunakan kayu gelondongan harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat terlebih dahulu.

“Jadi kalau masyarakat ingin memanfaatkan tentunya dikoordinasikan dengan pemerintahan terkait di setiap jenjangnya,” jelas dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kementerian PKP Alokasikan Rp2,2 Triliun untuk Kebut Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatra

57 tahun lalu

Pemerintah Kembali Salurkan Hampir Rp1 Triliun Bantuan Bencana ke Aceh, Sumut dan Sumbar

57 tahun lalu

Kemenag Bangun Kembali MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut akibat Banjir, Anggarkan Rp12 Miliar

57 tahun lalu

DPP PKS Kurban 73 Ekor Sapi, Sebagian Disalurkan ke Wilayah Bencana di Sumatra

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal