Diketahui, tim SAR gabungan akhirnya menemukan dua korban terakhir erupsi Gunung Dukono pada operasi pencarian hari ketiga, Minggu (10/5/2026). Kedua korban merupakan warga negara Singapura berinisial HWQT (L) usia 30 tahun dan SMBAH (P) usia 27 tahun.
Total tiga pendaki tewas akibat erupsi Gunung Dukono. Satu korban tewas lainnya yakni WNI berinisial E (P).
Selain tiga korban meninggal dunia, sebanyak 15 orang lainnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Korban selamat WNA asal Singapura terdiri dari TYME (L) usia 30 tahun, OSS (P) usia 37 tahun, PL (P) usia 33 tahun, LHEI (P) usia 31 tahun, TJYP (P) usia 30 tahun, LYXV (P) usia 30 tahun dan LSD (L) usia 29 tahun.
Sementara itu, korban selamat warga negara Indonesia terdiri dari BB (L) usia 24 tahun, Y (L) usia 23 tahun, S (L) usia 26 tahun, A (L) usia 22 tahun, H (L) usia 26 tahun, FN (P) usia 27 tahun, RI (P) usia 29 tahun serta SJ (L) usia 48 tahun.
Proses evakuasi korban berlangsung sulit karena tim SAR harus menghadapi cuaca buruk, hujan deras, abu vulkanik tebal, hingga kondisi jalur pendakian yang licin dan berbahaya akibat aktivitas vulkanik yang masih berlangsung.