Menlu: Palestina Sudah Tahu dan Paham soal Pengiriman Pasukan RI ke Gaza

Riyan Rizki Roshali
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono buka suara terkait pengiriman pasukan stabilisasi internasional. (foto: Nur Khabibi)

Sementara itu, Sugiono menjelaskan, penugasan Indonesia sebagai Wakil Komandan ISF tidak berkaitan dengan ada atau tidaknya hubungan diplomatik dengan Israel. Menurutnya, mandat ISF semata-mata untuk menjaga perdamaian.

“Karena ini kan bukan kaitannya dengan pengakuan atau ada tidaknya hubungan diplomatik. Ini adalah pasukan yang mendapatkan mandat untuk menjaga perdamaian, terdiri dari berbagai unsur yang tugasnya intinya adalah menjaga situasi,” ungkapnya.

Sugiono mengatakan dalam petunjuk pelaksanaan dari mandat ISF, setiap negara yang berpartisipasi memiliki ruang untuk menyampaikan batasan atau National Caveat. Indonesia, kata dia, telah menegaskan batasan tersebut secara jelas.

“National Caveat kita juga sudah kita sampaikan ke ISF, kalau kita tidak melakukan operasi militer, kemudian kita tidak melakukan pelucutan senjata, kita tidak melakukan apa yang disebut demiliterisasi,” ujar Sugiono.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Menlu: RI jadi Anggota Dewan Perdamaian Bentukan Trump Tanpa Bayar 1 Miliar Dolar AS

Nasional
7 jam lalu

RI jadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Gaza, Menlu: Tak akan Lakukan Operasi Militer

Internasional
8 jam lalu

Trump Akan Bangun Pangkalan Militer di Gaza, Tampung 5.000 Pasukan Stabilisasi Gaza

Internasional
11 jam lalu

Israel Ngeyel, Tak Akan Tinggalkan Gaza 1 Milimeter pun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal