Menko PMK Sebut Perkawinan Anak Picu Tingginya Angka Stunting

Binti Mufarida
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (Menko PMK) Muhadjir Effendy. (Foto dok Kemenko PMK).

Merespons hal ini, Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah mengatakan upaya yang dilakukan pemda untuk mencegah pernikahan adalah mengidentifikasi lewat Posyandu Keluarga yang ada di dusun-dusun pada 10 kabupaten/kota di NTB.

Dia menerangkan, di tiap dusun harus bisa mengidentifikasi bila ada kemungkinan anak-anak yang akan nikah dini untuk dicegah dan diedukasi supaya mereka fokus ke sekolahnya minimal sampai jenjang SMA.

“Selain edukasi terus menerus, bekerja sama dengan semua pihak termasuk Pengadilan Agama supaya di Pengadilan Agama bisa mensuport juga agar bisa memproteksi terjadinya pernikahan anak,” katanya.

Provinsi NTB merupakan provinsi ke-11 yang disisir permasalahannya oleh Menko Muhadjir. Sebelumnya, rangkaian roadshow dialog telah dilaksanakan di Provinsi Jawa Barat, Aceh, NTT, Banten, Jawa Tengah, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat dan Bengkulu.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Pratikno Respons Isu Mundur dari Menko PMK: Enggak!

Nasional
14 hari lalu

Pratikno Pastikan Operasi SAR Longsor Cisarua Bandung Barat Berlangsung 24 Jam Non-Stop

Kuliner
14 hari lalu

Menu Ayam Angkak Jadi Solusi Atasi Anemia, Ini Faktanya!

Bisnis
14 hari lalu

Alfamart Perkuat Intervensi Gizi Anak pada 2026 dengan 510.000 Butir Telur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal