Menkes Ungkap Risiko Ebola Masuk Indonesia Rendah, Ini Alasannya!

Mei Sada Sirait
Menkes Budi mengungkapkan, risiko Ebola masuk Indonesia sangat kecil. (Foto: Mei Sada Sirait)

Menurut Menkes, posisi Indonesia yang bukan merupakan hub penerbangan internasional utama turut membuat risiko masuknya kasus Ebola lebih kecil dibandingkan sejumlah negara lain.

"Kita (Indonesia) bukan negara hub kan? Ada beberapa seperti Dubai, Singapura, itu negara-negara yang traffic-nya banyak dari dunia. Nah itu lebih berisiko," jelasnya.

Meski demikian, pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pemantauan terhadap pelaku perjalanan yang datang dari negara-negara terdampak. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini sekaligus mengantisipasi kemungkinan masuknya kasus impor ke Indonesia.

Kementerian Kesehatan juga terus memantau perkembangan situasi global melalui laporan WHO dan akan menyesuaikan langkah mitigasi apabila terjadi peningkatan risiko penularan di tingkat internasional.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gejala Khas Virus Ebola Langka yang Ancam Dunia, Demam hingga Nyeri Otot

57 tahun lalu

Oxford Ngebut Bikin Vaksin Ebola Varian Langka, Ready Tahun Ini?

57 tahun lalu

WHO Peringatkan Outbreak Ebola Menyebar Lebih Cepat dari Perkiraan, 1.000 Kasus Terdeteksi!

57 tahun lalu

Suka Makanan Berlemak dan Minum Alkohol? Awas Hati Rusak Menghantui!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal