Menhut Peringatkan 2026 Jadi Tahun Latihan Antisipasi Kebakaran Hutan

Felldy Aslya Utama
Menhut Raja Juli Antoni menyebut tahun 2026 menjadi 'tahun latihan' untuk mengantisipasi potensi karhutla (dok. Kemenhut)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyebut, tahun 2026 menjadi 'tahun latihan' untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Karena itu, Kemenhut meneken nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) bersama Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani.

Kerja sama ini untuk memperkuat upaya Kemenhut dan BMKG dalam mencegah terjadinya karhutla dengan berbasis sains.

Kerja sama yang dilakukan mencakup integrasi data dan informasi meteorologi, klimatologi dan kehutanan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pelaksanaan modifikasi cuaca serta analisis risiko berbasis sains.

“Saya sering sampaikan, ini adalah tahun kita latihan, tahun kita belajar untuk mengantisipasi apa yang akan kita hadiapi. Untuk tahun ini sudah disampaikan bahwa kemarau akan datang lebih cepat dari tahun lalu, dan akan berakhir lebih lambat," kata Menhut di kantornya di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

"Kemungkinan terjadinya karhutla tahun ini lebih besar dibandingkan tahun lalu,” imbuhnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BNPB Ungkap Sebaran Karhutla di RI, Sumatra dan Kalimantan Jadi Titik Terparah

57 tahun lalu

BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla hingga ISPA saat Kemarau Panjang

57 tahun lalu

BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Panjang di Jawa, Sumatra hingga Papua

57 tahun lalu

Jakarta hingga Maluku Sudah Masuk Musim Kemarau, Ini Daftar Wilayahnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal