Menhut Gandeng Kampus Kelola 1.992 Hektare Hutan Bengkulu untuk Konservasi Rafflesia Arnoldii

Felldy Aslya Utama
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. (Foto: Istimewa)

Dia menegaskan, menjaga hutan tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, namun butuh kerja sama dan keterlibatan masyarakat, termasuk dari dunia pendidikan. Oleh sebab itu, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan menjaga dan melestarikan hutan. 

"Kalau kalian tahu ada daerah tandus di Gunungkidul kemudian di kelola oleh Universitas Gadjah Mada, kemudian menjadi sangat hijau, ini bagian dari program KHDTK. Jadi mahasiswa praktik di wilayah tersebut sehingga melestarikan hutan tapi secara bersamaan juga mendapatkan produktivitas dari hutan," tuturnya. 

Diketahui, 1.992,69 hektare hutan itu akan digunakan sebagai lokasi konservasi Rafflesia arnoldii dan ekosistem pendukungnya melalui pendekatan berbasis ekosistem. Pemberdayaan masyarakat sekitar juga akan dilakukan melalui pelatihan sistem agroforestri kopi berkelanjutan.

Selain itu, kerja sama itu juga bertujuan untuk penguatan kelembagaan, meningkatkan kompentensi SDM dalam manajemen konservasi dan kewirausahaan, serta pengembangan pariwisata berbasis lingkungan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menhut Minta Kepala Daerah Tinjau Ulang Aturan Pembukaan Lahan dengan Cara Dibakar

57 tahun lalu

Menhut: Titik Api Karhutla di Riau Menurun, dari 1.300 ke 116 Titik

57 tahun lalu

Tinjau Lokasi Karhutla di Riau, Menhut Sebut Titik Api Berkurang

57 tahun lalu

Menhut bakal Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Lahan di Riau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal