Pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang pesat di Indonesia juga turut berkontribusi pada meningkatnya volume sampah. Di kota-kota besar, jumlah sampah yang dihasilkan per harinya sangat tinggi, sementara kapasitas pengolahan sampah sering kali tidak sebanding. Akibatnya, tumpukan sampah menjadi pemandangan umum di berbagai tempat, dan sebagian besar berakhir di lingkungan terbuka yang dapat dengan mudah terbawa arus air ke laut.
Selain itu, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan masih perlu ditingkatkan. Kebiasaan membuang sampah sembarangan, baik di perkotaan maupun di pedesaan, masih sering terjadi.
Tanpa adanya disiplin dan kesadaran yang tinggi, sampah-sampah plastik dan organik terus menumpuk dan mengotori lingkungan, termasuk perairan.
Industri pariwisata dan perikanan yang berkembang pesat juga menjadi salah satu penyumbang sampah laut. Limbah dari aktivitas pariwisata, seperti plastik sekali pakai dan sampah dari perahu wisata, sering kali tidak dikelola dengan baik dan langsung dibuang ke laut.
Begitu pula dengan alat tangkap ikan yang tidak terpakai atau rusak, yang sering kali dibuang begitu saja oleh nelayan.