Mu'ti merincikan data secara umum bahwa siswa yang sudah belajar di sekolah asal sebanyak 3.001 di Aceh, 626 di Sumatra Barat, dan 1.104 di Sumatra Utara.
"Kemudian yang masih belajar di tenda atau di kelas darurat, 52 di Aceh, 21 di Sumatera Barat, dan 26 di Sumatera Utara. Kemudian yang masih menumpang di sekolah lain itu 20 di Aceh, 2 di Sumatera Barat," katanya.