"Selain rumah warga yang terendam hingga atap, terdapat infrastruktur vital yang rusak termasuk jembatan penghubung jalur Medan–Aceh yang terputus akibat longsor. Kondisi ini menyebabkan gangguan transportasi dari Medan ke Aceh," ujar Tito di Kabupaten Pidie Jaya.
Tito berharap seluruh unsur pemerintahan bisa segera bergerak cepat dalam pemulihan, terutama memperbaiki prasarana, memulihkan akses transportasi, dan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.
Dia menekankan gangguan transportasi yang terjadi sejak 25 November 2025 tersebut harus segera ditangani bersama dengan kekuatan dan koordinasi yang optimal.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru korban banjir- longsor di Provinsi Aceh. Data per Sabtu (29/11/2025) sore, terdapat 47 orang meninggal dunia imbas bencana di kawasan tersebut.
"Untuk korban jiwa meninggal dunia ada 47, 51 masih hilang, dan 8 luka-luka," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat konferensi pers, Sabtu (29/11/2025).