Menag soal Viral Tepuk Sakinah: Supaya Perkawinan Lebih Langgeng

Jonathan Simanjuntak
Menag Nasaruddin Umar buka suara soal viralnya tepuk sakinah dan menilai hal itu sebagai langkah agar perkawinan bisa langgeng. (foto: iNews.id/Ramdani Bur)

Upaya menjaga hubungan perkawinan itu pun menurutnya perlu dilakukan. Sebab, kata Nasaruddin, perceraian hanya meninggalkan dampak sosial bagi kelompok lainnya.

"Yang paling menderita kalau ada perceraian yaitu perempuan dan anak-anak. Karena itu kita akan mengoptimalkan ya keluarga itu jangan sampai retak, cerai berantakan," ujar Nasaruddin.

Di lain sisi ia juga memastikan upaya lain juga dilakukan. Misalnya, setiap pasangan akan mendapatkan bimbingan sebanyak 12 kali pertemuan sebelum pernikahan bisa dilakukan.

Hal ini dilakukan agar setiap pasangan siap mental dan intelektualnya dalam menjalin hubungan pernikahan.

"Bukan hanya itu kita juga ada kursus. Tadinya hanya 5-7 menit, sekarang ini setara kalau perlu satu triwulan, 12 kali pertemuan. Supaya nanti betul-betul persiapan mental, intelektualnya sebelum memasuki arena perkawinan itu," tandas dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
5 hari lalu

Eks Menag Yaqut Segera Disidang Kasus Korupsi Kuota Haji  

5 hari lalu

Matahari Tepat di Atas Kakbah 15-16 Juli, Menag Ajak Umat Pastikan Arah Kiblat Tepat

5 hari lalu

Menag Minta Alumni Perguruan Tinggi Islam Jadi Cendekiawan yang Berkontribusi Nyata

10 hari lalu

Menag Teken Kerja Sama 112 Universitas, Kolaborasi Pendidikan Hukum hingga Tingkatkan Kualitas Advokat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal