Memprihatinkan, 20 Ribu Bayi di Indonesia Berpotensi Alami Kelainan Jantung

Niko Prayoga
Ilustrasi bayi. (Foto: Pexels)

Memasuki usia sekolah menengah pertama (SMP), kasus karies gigi masih mendominasi. Namun, kelompok usia ini juga mulai menunjukkan gejala gangguan kesehatan jiwa berupa depresi, disertai risiko tuberkulosis (TBC), hipertensi, dan masalah gizi.

Sementara pada kelompok sekolah menengah atas (SMA), gangguan kesehatan mental dan depresi ditemukan semakin meningkat. Selain itu, masih banyak dijumpai kasus karies gigi, hipertensi, risiko TBC, hingga obesitas.

Secara nasional, karies gigi menjadi masalah kesehatan yang paling banyak ditemukan dalam program CKG dengan prevalensi lebih dari 40 persen. Setelah itu disusul anemia sebesar 27 persen, peningkatan tekanan darah 21 persen, penumpukan kotoran telinga 7 persen, dan obesitas sebanyak 7 persen.

Menkes Budi menegaskan bahwa tujuan utama Program Cek Kesehatan Gratis bukan hanya mendeteksi penyakit, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh penanganan yang tepat agar tetap sehat dan produktif.

"Tujuan kami bukan sekadar mengumpulkan data siapa yang sakit, tetapi memastikan masyarakat tetap sehat, bugar, dan produktif. Cek Kesehatan Gratis ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa," pungkasnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 bulan lalu

Deteksi Dini Kesehatan Ginjal Bisa Lewat CKG, Gratis!

6 bulan lalu

Program CKG Diperluas, Kemenkes Mulai Penanganan Medis Gratis Tahun Ini

6 bulan lalu

CKG di 2026 Tak Hanya Skrining, Warga Sakit Harus Diobati!

6 bulan lalu

70 Juta Orang Indonesia Sudah Lakukan CKG, Ini Hasilnya!

2 hari lalu

Fakta Mengejutkan! Hipertensi Kini Banyak Menyerang Anak Sekolah, Ini Temuan Kemenkes

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal