"Sikap itulah yang menjadi doktrin politik luar negeri bebas aktif," kata Hasto.
Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu, 28 Februari 2026. Kabar tersebut dikonfirmasi media Iran, Tasnim dan Fars, sehari kemudian.
Televisi pemerintah Iran menyebut Khamenei berada di kompleks kediamannya di Teheran saat serangan terjadi. Pemerintah Iran menetapkan 40 hari masa berkabung nasional dan tujuh hari libur untuk mengenang pemimpin tertinggi tersebut.
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), seperti dikutip Kantor Berita Fars, menyatakan duka mendalam atas wafatnya Khamenei dan menyebutnya sebagai syahid dalam pernyataan resminya.