Mayoritas Warga Tolak Penundaan Pemilu 2024, Begini Penjelasan LSI

Felldy Aslya Utama
Ilustrasi Pemilu (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Hasil survei terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan mayoritas masyarakat tidak setuju dengan penundaan Pemilu 2024. Masyarakat ingin Pemilu tetap digelar sesuai jadwal yakni tahun 2024.

LSI membedah temuan dari dua jenis responden, yakni yang tahu isu perpanjangan masa jabatan presiden (48 persen) dengan yang tidak tahu (52 persen).

Secara keseluruhan 70,7 persen publik menolak perpanjangan masa jabatan presiden jika memakai alasan pandemi Covid-19. Di kalangan yang tahu isu ini, yang menolak lebih tinggi yaitu 74 persen. Sementara di kalangan yang tidak tahu isu ini, penolakannya sedikit lebih rendah tapi tetap mayoritas yaitu 67,5 persen.

"Apa yang bisa kita lihat di sini, ada dua minimal. Satu, isu perpanjangan masa jabatan presiden itu ditolak oleh mayoritas masyarakat Indonesia menurut survei ini. Yang kedua, kalau isu ini makin disebarkan, makin diketahui oleh publik maka tingkat penolakannya cenderung makin tinggi. Makin diketahui publik isu ini, masyarakat makin menolak," kata Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, Kamis (3/3/2022).

Kemudian dari alasan pemulihan ekonomi, 68,1 persen masyarakat secara keseluruhan tetap menolak ide penundaan Pemilu itu. Mereka cenderung lebih sepakat dengan UUD 1945, dimana presiden harus dipilih rakyat dan dibatasi hanya dua masa jabatan presiden selama 5 tahun.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DPR Rancang Aturan Pilpres Tak Diikuti Terlalu Banyak Capres: Jangan Sampai Kayak Kongres

57 tahun lalu

Perindo Dorong Pemilu yang Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Harus Dikocok Ulang

57 tahun lalu

Waketum Perindo Bicara Ambang Batas Parlemen: Jangan Sampai Suara Rakyat di Pemilu Sia-Sia

57 tahun lalu

Putusan MK, Parpol yang Tak Penuhi Kuota 30% Caleg Perempuan Bakal Digugurkan KPU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal