Massa Geruduk Kantor Satpol PP Pati, Tuntut Donasi yang Disita Dikembalikan!

Diwan Mohammad Zahri
Massa warga saat menggeruduk Kantor Satpol PP Pati menuntut barang donasi dikembalikan, Selasa (5/8/2025). (Foto: Ist)

Koordinator aksi Husein membantah tudingan kegiatan mereka ditunggangi kepentingan politik. Dia menyebut penggalangan dana tersebut sepenuhnya berasal dari rakyat, untuk mendukung aksi damai menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

"Saya sudah empat hari galang donasi malah mau disita, kan nggak pas ya. Ini murni dari rakyat, bukan ada tunggangan politik," kata Husein.

Sebelumnya, pembubaran posko donasi yang berada di kawasan Alun-alun Pati berakhir ricuh. Satpol PP Pati yang datang ke lokasi meminta warga membongkar posko karena lokasinya dianggap strategis untuk pelaksanaan kirab HUT Pati.

Namun, massa menolak dan tetap bertahan. Petugas kemudian membawa seluruh logistik hasil donasi, seperti air mineral dan makanan ringan. Massa yang tak terima sempat naik ke atas truk Satpol PP untuk mencoba menurunkan barang-barang mereka.

Tak hanya itu, massa juga melemparkan kardus ke jalan sebagai bentuk kemarahan terhadap aparat. Suasana sempat memanas hingga akhirnya massa mundur secara tertib sambil meneriakkan tuntutan.

Aksi massa ini merupakan rangkaian protes jika pemerintah tidak segera menanggapi tuntutan mereka, terutama terkait kebijakan kenaikan PBB-P2 hingga 250 persen yang dinilai sangat membebani masyarakat kecil.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Satpol PP Angkut Paksa Donasi Aksi Tolak Kenaikan PBB di Pati, Berujung Ricuh

57 tahun lalu

Profil Bupati Pati yang Akan Naikkan PBB Sampai 250%: Fakta dan Kontroversi di Baliknya

57 tahun lalu

Bupati Pati Sudewo Naikkan Tarif PBB hingga 250 Persen, Apa Alasannya?

57 tahun lalu

Satpol PP Perketat Pengamanan di Alun-Alun Bekasi usai Viral Dijadikan Tempat Belajar Nyetir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal