Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.424 per Dolar AS

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (5/5/2026) (dok. istimewa)

Para analis mencatat meskipun Proyek Kebebasan dapat meringankan beberapa hambatan logistik, proyek ini tidak banyak menyelesaikan konflik geopolitik yang mendasar, sehingga pasar minyak tetap sangat sensitif terhadap perkembangan militer lebih lanjut.

Dari sentimen domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61 persen secara tahunan (YoY) pada kuartal I 2026.

Konsumsi masyarakat masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026. Kinerja konsumsi rumah tangga pada periode ini utamanya didorong oleh mobilitas penduduk pada momen libur nasional dan Hari Besar Keagamaan (Nyepi dan Idulfitri).

Selain itu, berbagai kebijakan pemerintah dalam pengendalian inflasi serta berbagai stimulus pemerintah untuk mendorong konsumsi seperti diskon tiket transportasi, pemberian THR atau gaji ke-14, serta penetapan BI rate pada level 4,75 persen juga turut mendorong konsumsi masyarakat.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

Rupiah Tembus Rp17.400, Bos BI Pilih Bungkam usai Rapat di Kemenko

Makro
12 jam lalu

BI Buka Suara usai Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS

Nasional
14 jam lalu

Rupiah Hari Ini Dibuka Anjlok, Sentuh Rp17.406 per Dolar AS

Nasional
1 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok! Rp17.394 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal