Mahfud Tegaskan Hak Angket Pemilu Diperlukan, Cegah Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Kebiasaan

riana rizkia
Cawapres Nomor Urut 3 Mahfud MD menegaskan hak angket untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024 diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan tak menjadi kebiasaan. (Foto: Riana Rizkia)

"Tapi saya membaca bahwa rancangan angket itu serius dan sudah jadi. Saya sudah pegang naskah akademiknya tebal sekali, di atas 75 halamanlah ya yang sudah saya baca itu. Jadi angket itu jalan," katanya. 

"Tinggal kan itu perlu koordinasi teknis ya, siapa yang tanda tangan di depan. Itu sudah ada nama-namanya, tapi yang mau tanda tangan itu kan harus membaca dulu juga ya, biar nanti ketika mempertahankan itu tahu," tuturnya. 

Hanya saja, Mahfud tak mengetahui siapa saja anggota DPR dari Fraksi PDIP yang akan menandatangani naskah akademik tersebut, sebab dirinya bukan kader partai. 

"Itu yang masih dikoordinasikan, kalau dari timnya AMIN, kan sudah mengatakan siap, dengan atau tanpa PDIP, mereka kan angket juga. PDIP sudah pasti iya, kan tinggal digabung aja kalau gitu. Biar tidak sendiri-sendiri," katanya. 

"Ya tapi yang tau (daftarnya) partai ya, saya tidak boleh menyebut siapa-siapa, karena saya tidak ikut langsung, tidak boleh," katanya. 

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Dihapus, Soroti 17 Juta Suara Pemilu 2024 Terbuang

57 tahun lalu

Komisi Reformasi Ingin Polri Tinggalkan Gaya Militer, Jangan Hedonis

57 tahun lalu

Komisi Reformasi Ingin Ciptakan Polisi Sipil, Mahfud: Tak Militeristik, Disenangi Orang

57 tahun lalu

Komisi Reformasi Polri Serahkan 10 Buku Hasil Kerja ke Prabowo, Ada yang 3.000 Halaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal