Selain itu, Mahfud mengaku menerima laporan terkait aktivis dan warga sipil lain yang diduga diintimidasi aparat.
“Ada juga laporan sejumlah oknum polisi yang mendatangi kantor parpol tertentu yang diduga sebagai tindakan intimidasi,” sambung dia.
Mahfud mengingatkan seluruh pihak untuk melaksanakan pemilu dengan penuh kejujuran berdasarkan prinsip demokrasi yang berkeadaban. Tidak boleh ada keberpihakan oleh aparat maupun pemerintah.
“Tidak boleh ada kecurangan, tidak boleh ada tekanan-tekanan terhadap kelompok tertentu dan pemihakan kepada kelompok tertentu lainnya,” kata dia.