Mahfud MD Sebut Temuan TGPF dan Komnas HAM soal Kasus Intan Jaya Miliki Kesamaan

Riezky Maulana
Menko Polhukam Mahfud MD menyebut hasil investigasi TGPF dan Komnas HAM terkait penembakan Intan Jaya miliki kesamaan. (Foto: iNews/ Felldy)

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah pimpinan Komnas HAM menemui Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2020). Kunjungan ini dimanfaatkan Komnas HAM untuk menyerahkan hasil investigasi serangkaian peristiwa kekerasan dan penembakan di Intan Jaya, Papua.

Mahfud menuturkan, secara garis besar hasil temuan Komnas HAM dan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) bentukannya memiliki kesamaan. Menurutnya hanya berbeda di sudut pandang dan teknisnya.

"Ada beberapa temuan-temuan yang sama tentang peristiwa kekerasan di Intan Jaya. Berbeda-beda sedikit soal sudut pandang dan segi teknisnya. Tetapi secara prinsip sama," ucap Mahfud di Jakarta, Rabu (4/11/2020).

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menegaskan Kemenko Polhukam dan Komnas HAM sama-sama memiliki keinginan untuk melaksanakan penegakan perlindungan HAM di Papua. Salah satu prinsipnya yaitu menyelesaikan masalah dengan tidak menggunakan kekerasan.

"Ada yang sama persis, di antara kami. Menko Polhukam dan Komnas HAM itu sama persis memiliki keinginan dalam melaksanakan penegakan perlindungan hak asasi manusia yang jauh dari kekerasan dalam menyelesaikan masalah," ujarnya.

Dia menegaskan, laporan yang diterima dari Komnas HAM ini akan disampaikan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selain itu, laporan akan ditindaklanjuti melalui jalur yang tersedia yakni penegakan hukum tanpa pandang bulu kepada siapapun.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kronologi Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Hotel Mewah Jaksel, Senjata Api Ditemukan di TKP

5 hari lalu

Komnas HAM Catat 59 Orang Tewas dalam Konflik Papua Januari-Juni 2026, Mayoritas Warga Sipil

7 hari lalu

Mahfud MD Soroti Pengalihan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sebut Ada 3 Skenario Terburuk

8 hari lalu

Mahfud MD Akui Terkecoh soal Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah, Ungkap Kekhawatirannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal