Mahfud MD Sebut Ada 10 Kasus Besar Korupsi di Papua, KPK Buka Penyelidikan

Ari Dwi Satrio
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta Selatan. (Foto: iNews.id/Riezky Maulana)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal kembali menyelidiki dugaan korupsi yang terjadi di tanah Papua. Hal itu dilakukan setelah KPK menerima sejumlah laporan dari masyarakat terkait berbagai dugaan korupsi di wilayah Papua.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, saat ini pihaknya sedang menindaklanjuti laporan-laporan tersebut. Tindaklanjut itu dilakukan dengan mengumpulkan data hingga memintai keterangan para pihak yang berkaitan. 

"Menindaklanjuti laporan masyarakat, saat ini KPK benar sedang melakukan pendalaman lebih lanjut dengan melakukan pengumpulan sejumlah data dan permintaan keterangan pada pihak-pihak terkait adanya dugaan korupsi di wilayah Papua," kata Ali melalui pesan singkatnya, Sabtu (22/5/2021)

Ali masih belum dapat menjelaskan lebih detail laporan dugaan korupsi di tanah Papua tersebut. Dia hanya memastikan, laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pengadaan, penerimaan suap dan gratifikasi. 

"Adapun dugaan korupsi tersebut diantaranya terkait pengadaan, suap dan gratifikasi. Saat ini, KPK belum dapat menyampaikan materi dari kegiatan dimaksud," kata Ali.

"Namun setiap perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut pada waktunya nanti, setelah seluruh kegiatan selesai dilakukan," katanya lagi.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Dihapus, Soroti 17 Juta Suara Pemilu 2024 Terbuang

Nasional
9 hari lalu

Komisi Reformasi Ingin Polri Tinggalkan Gaya Militer, Jangan Hedonis

Nasional
9 hari lalu

Komisi Reformasi Ingin Ciptakan Polisi Sipil, Mahfud: Tak Militeristik, Disenangi Orang

Nasional
10 hari lalu

Komisi Reformasi Polri Serahkan 10 Buku Hasil Kerja ke Prabowo, Ada yang 3.000 Halaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal