Salah satu pemudik asal Jember, Bayu, mengatakan mudik tahun ini menjadi pengalaman paling berat yang pernah dia alami. Dia mengaku mulai terjebak kemacetan sejak pukul 02.00 WITA di kawasan Tukadaya, Melaya, dan baru tiba di depan dermaga sekitar pukul 17.00 WITA.
Padahal dalam kondisi normal, perjalanan dari Melaya menuju Pelabuhan Gilimanuk hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit.
“Mudik tahun ini macetnya lebih parah dari sebelumnya. Harapannya semoga ke depan lebih cepat dan nyaman,” ujarnya, Sabtu (14/3/2026).
Menurut Bayu, banyaknya kendaraan yang menyerobot antrean juga turut memperparah kondisi kemacetan di jalur menuju pelabuhan.
Untuk mengurai kemacetan, pihak PT ASDP Indonesia Ferry melakukan berbagai langkah antisipasi. Salah satunya dengan mempercepat proses bongkar muat kendaraan serta menambah jumlah kapal yang beroperasi.